Direktorat Jenderal Pendis Kemenag RI Lakukan Audit Akurasi Data Pendidikan Islam Tahun 2024 di MAN 1 Rokan Hulu
Rokan Hulu ( Inmas) - Selasa, 30 April 2024, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia melakukan Survey Audit Akurasi Data EMIS di MAN 1 Rokan Hulu. Kegiatan ini bertujuan untuk Untuk mengukur kualitas data pendidikan Islam tahun 2024 yang dikelola melalui sistem EMIS 4.0.
Audit ini merupakan bagian dari upaya Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, dalam kerangka proyek Realizing Education’s Promise-Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR) tahun 2024 untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam di Indonesia. PT Geo Informasi Sejahtera (Geo_INFO) yang dalam ini ditunjuk sebagai konsultan pelaksana kegiatan ini mengutus bapak Teguh Ramadhani, S.Sos sebagai auditor.
Auditor langsung disambut oleh Kepala Madrasah bapak Sirun, S.Sos.I, M.Pd.I dan Bapak Ismail selaku Operator EMIS MAN 1 Rokan Hulu. Pada kegiatan ini auditor melakukan wawancara dengan Kepala Madrasah dan juga operator EMIS. Wawancara dimaksudkan sebagai sarana menggali data serta menemukan kesulitan yang ditemui operator dalam mengolah data melalui sistem database EMIS.
Auditor juga melakukan wawancara kepada tenaga pendidik dan kependidikan serta para siswa. Objek survey tenaga pendidik dilakukan terhadap bapak Zulfikri, M.Si dan ibu Yeni Adriyanti, survey tenaga kependidikan terhadap ibu Ayunis dan siswa yang menjadi objek survey adalah Nesa Amelia, Yuspita Nauli Sitorus, Muhammad Khoiri dan Muhammad Rofiq
Selanjutnya, Auditor melakukan survei di madrasah untuk memeriksa berbagai dokumen serta mendokumentasikan dokumen tersebut. Auditor juga melakukan pemotretan terhadap beberapa ruangan yang ada di MAN 1 Rokan Hulu. Di sesi akhir kegiatan auditor menyempatkan diri berfoto bersama dengan Kepala Madrasah, bapak Sirun, S.Sos.I, M.Pd.I, kepala tata usaha bapak H. Elfalisman, S.Ag, Wakil kepala bidang kesiswaan bapak Zulfikri, M.Si, Bendahara bapak Sofyan dan Operator Emis bapak Ismail .
Audit ini merupakan kegiatan yang sangat penting menjamin keakuratan data melalui sistem EMIS. Hasil dari survey ini diharapkan dapat memberikan masukan terhadap Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan data pendidikan Islam di masa yang akan datang. (Humas)




